• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Bisnis›Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat IniArtikel

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

Bisnis2026-09-08 04:57:5121

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

1. "Aku tidak paham" atau "aku butuh bantuan"

Psikiater anak dan remaja di Psychiatry Connection, Nevada, dr. Sid Khurana, mengatakan kepada Good Housekeeping banyak anak merasa malu mengakui bahwa mereka belum memahami sesuatu. Padahal, kemampuan meminta bantuan merupakan bagian penting dari membangun kepercayaan diri anak.

"Sangat penting bagi anak untuk memiliki kepercayaan diri mengatakan hal ini, serta memiliki kesadaran diri dan harga diri bahwa tidak apa-apa jika mereka belum memahami suatu instruksi.Dan tidak apa-apa meminta seseorang untuk menjelaskannya,” ujar dr. Sid dilansir dari Good Housekeeping.

Orangtua dapat melatih anak dengan membiasakan kalimat seperti, "Bapak, aku belum paham," atau "Ibu, bisa tolong jelaskan sekali lagi?".

Ketika anak bertanya, respons yang sabar dari orang tua juga membantu mereka merasa aman untuk terus belajar.

2. "Aku bisa mencari jalan keluarnya"

Keinginan orangtua untuk segera menyelesaikan masalah anak sering kali muncul secara spontan. Namun, menurut pendiri platform parenting Moms on Call, Jennifer Walker, anak sebaiknya dibiasakan percaya bahwa mereka mampu menghadapi tantangan mereka sendiri.

Ia menyarankan orangtua untuk sering mengucapkan kalimat seperti "Kamu pasti bisa, Nak". Seiring berjalannya waktu, kalimat tersebut akan berubah menjadi suara batin positif yang dimiliki anak.

3. "Aku sedang merasa..."

Kemampuan mengenali dan mengungkapkan emosi juga menjadi bagian penting dari rasa percaya diri. Direktur Mental Health and Wellness Mingo Health Solutions, Lakiesha K. Oliver memaparkan bahwa anak perlu mengetahui bahwa semua emosi boleh dirasakan dan diungkapkan.

"Kemampuan mengekspresikan perasaan adalah fondasi utama kesehatan mental dan kesejahteraan," tutur Lakiesha.

Sementara itu, dr. Sid menambahkan bahwa anak juga perlu belajar menerima emosi yang tidak menyenangkan. Dengan mengungkapkan rasa marah, sedih, atau kecewa, anak bisa belajar mengelola emosi dengan lebih sehat dan tidak memendamnya seorang diri.

4. "Pak, Bu, aku boleh lihat ini?"

Kalimat di atas memang tampak sangat sederhana. Namun, kalimat sederhana ini menjadi semakin penting di era digital ketika anak-anak tumbuh besar bersama teknologi.

Menurut Direktur Eksekutif Health-e-Habits, Jim Festante, anak perlu merasa nyaman meminta bantuan ketika menemukan sesuatu yang membingungkan atau mencurigakan di internet.

"Ketika anak membuka pesan phishing, menerima permintaan mengikuti akun yang mencurigakan, mengobrol dengan orang asing, atau tanpa sengaja meneruskan tautan spam, reaksi pertama mereka biasanya adalah menghapus semua buktinya karena malu atau takut perangkat mereka disita," ujar Jim,.

Oleh karena itu, orangtua sebaiknya membangun suasana yang membuat anak tidak takut untuk melapor, "Bapak, Ibu, aku melihat sesuatu yang aneh di internet dan tidak tahu itu apa."

5. "Aku berarti"

Anak perlu memahami bahwa dirinya memiliki nilai sebagai individu, bukan karena prestasi atau pencapaiannya. Untuk menanamkan pola pikir ini pada anak, orangtua dapat membiasakan anak menyadari bahwa dirinya berarti.

Orangtua, misalnya, dapat mengajak anak berbagi momen ketika anak merasa telah membantu atau memberi arti bagi orang lain. Dari kebiasaan kecil seperti itu, kepercayaan diri dapat tumbuh secara perlahan dan bertahan hingga dewasa.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/028f899963.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • "Hidungku Patah gara-gara Ikam!", Tegangnya Drama Penjemputan 3 Tahanan Kasus Katingan yang Tiba dari Jakarta

  • Serang Polisi Pakai Sajam, Bandar Narkoba di Riau Dilumpuhkan

  • Gunung Semeru Meletus 6 Kali Sejak Pagi, Keluarkan Asap Setinggi 1.000 Meter

  • Kelompok Kriminal Terorganisir Asal India Jadi Ancaman Global

  • Sebabkan Listrik Padam Empat Perumahan, Pencuri Spesialis Kabel Gardu di Palembang Ditangkap Polisi

  • Mulai 17 Agustus, Proses Balik Nama Sertifikat Cuma 10 Hari

  • Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela

  • Kontroversi Memorial Perbudakan Philadelphia, Saat Sejarah Kelam Dibungkam

Artikel Populer

  • 1Ratusan Mitra MBG Brebes Beroperasi, BGN Dorong Pengelolaan Sampah Maggot
  • 2BERITA FOTO: Keluhan Warga Medan Saat Mengantre BBM
  • 3Astrolog Sebut 4 Zodiak yang Paling Beruntung di Akhir Juli 2026, Ada Leo
  • 4Gempa M 5 Guncang Turki, Tak Ada Laporan Kerusakan-Korban Jiwa
  • 5Hotman Paris: Tak Ada Penahanan Febrie Adriansyah Hari Ini
  • 6Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"
  • 7Haul Pangeran Diponegoro, Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan
  • 8Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Malvinas di Piala Dunia
  • 9Honda Bicara Soal Target Motor Listrik Pemerintah 2030
  • 10Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus
  • 11Jadwal KRL Solo-Jogja pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Palur ke Tugu
  • 12Kebiasaan Tidur Sehat Bisa Bikin Perempuan Hidup 2,4 Tahun Lebih Lama

Tag Populer

  • Berita
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Otomotif

Populer Situs

3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Kekeringan di Jateng

Momen Menkeu Purbaya dan Gubernur DIY Sultan HB X Keliling Alkid Jajal Becak Listrik

Rencana Israel Bikin Buaya Jadi 'Sipir' Penjara

Ekonom Nilai Obligasi Pemerintah Masih Menarik, Asal Ada Syarat Ini

Kelakuan RX King Lawan Arah di Pakansari Bikin 3 Korban Bergelimpangan

Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas

Waka MPR: Pemanfaatan AI bagi Disabilitas Bagian Amanat Konstitusi

Dikira Razia, Bapenda Kaltara Tegaskan Operasi Tempel-Tempel Hanya Pengingat Pajak Kendaraan

Artikel Populer

  • 12 Lokasi Wisata Dunia yang Minta Dihapus dari Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO
  • 2Plt Gubri: PAD Sering Kali Belum Mencukupi untuk Pembangunan
  • 3Kapolri Serap Aspirasi Ojol hingga Pecalang Bali, Ajak Optimalkan Layanan 110
  • 4Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon
  • 5Jejak Pemain Barcelona Juara Piala Dunia, Siapa Berikutnya?
  • 616,3 Juta Wisatawan Datang ke Bali Sepanjang 2025, Macet Jadi Ancaman
  • 7Mendagri Minta Kepala Daerah Introspeksi Usai 11 Bupati-Wali Kota Kena OTT
  • 8Bakal Debut di Byon Combat Showbiz 8, Ini Kata Jeka Saragih
  • 9Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"
  • 10Dilaporkan 11 Juli, Admin TheKerupuk Jadi Tersangka Empat Hari Kemudian, LBH Soroti Prosesnya

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Teknologi
    ×