• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Wisata›Pertamina Tambah Jam Operasional BBM di Aceh, Distribusi Dipercepat hingga 14 JamArtikel

Pertamina Tambah Jam Operasional BBM di Aceh, Distribusi Dipercepat hingga 14 Jam

Wisata2026-09-08 05:03:1156

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan penguatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Aceh dengan menambah jam operasional penyaluran.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga keandalan pasokan energi di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.

Perusahaan meningkatkan jam operasional dari rata-rata delapan jam menjadi 14 jam per hari, termasuk penambahan layanan pada hari Minggu.

Upaya ini diharapkan mampu mempercepat distribusi BBM serta mengurangi potensi keterlambatan pasokan di berbagai daerah.

Mengapa jam operasional penyaluran BBM ditambah?

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa optimalisasi operasional terminal menjadi kunci utama dalam menjaga distribusi energi.

"Kami terus mengoptimalkan operasional terminal sebagai tulang punggung distribusi BBM di Aceh. Berbagai langkah percepatan dilakukan agar proses penyaluran menjadi lebih efektif, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan kondisi distribusi di lapangan terus menunjukkan perbaikan," ujar Fahrougi, Senin (21/7/2026) dikutip dari Antara.

Menurutnya, langkah ini merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, sehingga distribusi BBM harus dilakukan secara lebih cepat dan efisien.

Bagaimana strategi penguatan distribusi BBM dilakukan?

Pertamina melakukan berbagai upaya untuk memperkuat sistem distribusi, terutama melalui peningkatan kapasitas operasional di sejumlah terminal utama. Optimalisasi dilakukan di:

Integrated Terminal (IT) LhokseumaweFuel Terminal (FT) Krueng Raya

Selain itu, perusahaan juga meningkatkan ritase atau frekuensi pengoperasian mobil tangki hingga sekitar 65 persen.

Langkah ini bertujuan untuk mempercepat penyaluran BBM ke lembaga penyalur di seluruh wilayah Aceh.

Tidak hanya itu, Pertamina juga menerapkan skema distribusi yang lebih fleksibel dengan melakukan alih suplai antarwilayah.

Apa itu skema alih suplai dan bagaimana penerapannya?

Penguatan distribusi BBM turut dilakukan melalui skema alih suplai dari Integrated Terminal Lhokseumawe ke sejumlah wilayah yang membutuhkan. Sejak 12 Juli 2026, alih suplai dilakukan ke wilayah Langsa dan Aceh Timur

Rata-rata volume pengiriman dari skema ini mencapai 48.000 liter BBM per hari. Selain itu, Pertamina juga menerapkan alih suplai estafet bersama Fuel Terminal Krueng Raya untuk mendukung distribusi ke wilayah Bireuen dan Pidie.

Dengan skema ini, distribusi BBM dapat berlangsung lebih cepat dan merata, terutama di daerah yang sebelumnya mengalami keterlambatan pasokan.

"Koordinasi dan sinergi antar terminal terus kami perkuat agar proses distribusi dapat berlangsung lebih responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan seluruh infrastruktur operasional yang kami miliki, Pertamina optimistis proses normalisasi penyaluran BBM di Aceh akan terus menunjukkan perkembangan yang semakin baik," tambahnya.

Dengan sinergi tersebut, Pertamina dapat menyesuaikan pola distribusi secara lebih fleksibel sesuai kondisi di lapangan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok dan distribusi BBM di seluruh wilayah Aceh.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan karena Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan dan pelayanan energi di Aceh," katanya.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/89f699904.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027

  • Makan Banyak Sayuran Disebut Bantu Memperlambat Penuaan Tubuh, Ini Temuan Studi

  • Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan

  • Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah

  • Filipina Buka Pusat Pelatihan Eksorsisme Pertama di Asia, Libatkan Psikolog dan Ahli Saraf

  • Tri Tito Sebut Sinergi Pemda-TP PKK Percepat Program Prioritas di Grassroots

  • Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan

  • Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Perlukah Izin Presiden? Ini Kata Pakar

Artikel Populer

  • 1Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa
  • 2Gunung Anak Krakatau Mereda tapi Masih Siaga, Erupsi Terakhir 11 Juli 2026
  • 3Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel
  • 43 Zodiak yang Diprediksi Paling Beruntung pada 20-26 Juli 2026, Ada Leo
  • 5Prabowo Instruksikan Seluruh Kementerian Bantu BGN untuk Benahi MBG
  • 6Inilah Wujud Cincin Juara Piala Dunia 2026, Tiru Olahraga Amerika Utara
  • 7KPK Usul Kampanye Beralih ke Media Digital agar Ongkos Politik Lebih Murah
  • 85 Trik Membuat Es Kopi Rumahan Lebih Enak, Tak Perlu Mesin Espresso
  • 9Gempa M 5 Guncang Sukabumi
  • 10Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam
  • 11Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 139,6 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 2 Juta Pelaku Usaha
  • 12Declan Rice: Skuad Terbaik Inggris yang Tinggal Menunggu "Waktunya"

Tag Populer

  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Berita
  • Teknologi
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Hiburan

Populer Situs

Pemprov Jatim Terbitkan Pergub Kelas Jalan, Truk Jumbo Tak Bisa Asal Melintas

Sinopsis, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang Film Juminten Edan

Profil Timnas Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Spanyol

Berapa Jam Tidur yang Dibutuhkan di Usia 60-an agar Otak Tetap Tajam?

Hampir 50 Tahun Tinggal di Rumah Warisan, Nurbaeti Terpaksa Angkat Kaki Kena Eksekusi Lahan di Pangandaran

Kasus Kematian Pasien Anak di Pangkalpinang, Dokter Ratna Divonis Bebas

Sepatu Pink, Kunciran Haaland, dan Pesta Identitas di Piala Dunia

Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi

Artikel Populer

  • 1Shin Tae-yong Buka Suara Terkait Kondisi Pemain Anyar Persija Jakarta
  • 2Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 di TVRI dan Live Streaming
  • 37 Arahan dan Evaluasi Prabowo Jelang 2 Tahun Masa Pemerintahan
  • 4Psikologi Orang yang Hobi Bertanya Saat Nonton Film, Ternyata Bukan karena Tak Fokus
  • 5OTT KPK, Pemkab Lombok Barat Pastikan Administrasi Pemerintahan Tetap Berjalan
  • 6Inovasi soal Evakuasi Korban Bencana Bikin Mata Dunia Tertuju ke China
  • 7Geger Wanita Ditemukan Tinggal Kerangka di Sukabumi Ternyata Korban Pembunuhan
  • 8Pemobil di Chili Tabrak Kerumunan Festival, 6 Orang Tewas
  • 9WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
  • 10Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Bisnis
    • Otomotif
    ×