• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti TsunamiArtikel

Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami

Berita2026-09-08 05:00:253

Sebuah kecelakaan dahsyat pernah menghantam Kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat . Di kota ini, tumpahan sirop masif memicu bencana yang kedahsyatannya mirip gelombang tsunami.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Boston, peristiwa ini dikenal sebagai Tragedi Banjir Besar Molase Boston . Kecelakaan mematikan tersebut terjadi pada 15 Januari 1919 di wilayah North End, Boston.

Molase merupakan sirop gula kental berwarna kecokelatan. Ketika tangki penampungnya pecah, sirop ini tumpah ruah dan menciptakan gelombang tinggi yang menyapu kota.

Peristiwa tragis ini bermula dari sebuah tangki raksasa setinggi 50 kaki yang dibangun oleh Purity Distilling Company pada 1915. Tangki tersebut digunakan khusus untuk menampung molase industri.

Meskipun terhitung baru, tangki tersebut diketahui sering mengalami kebocoran. Pemiliknya bahkan sengaja mengecat tangki dengan warna cokelat untuk menyamarkan rembesan cairan yang keluar dari sambungan tangki.

Petaka terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Saat penduduk sekitar sedang beraktivitas di bawah sinar matahari yang hangat, mereka tiba-tiba mendengar suara gemuruh berat. Banyak warga awalnya mengira suara itu berasal dari kereta api yang sedang melintas.

Namun, tanpa diduga, tangki raksasa tersebut pecah dan menumpahkan seluruh isinya. Sebanyak 2,3 juta galon molase berubah menjadi gelombang raksasa yang meluncur deras melalui jalanan padat penduduk.

Gelombang cairan kental tersebut bergerak cepat dengan kecepatan 35 mil per jam atau setara 56,33 km/jam. Kekuatan empasannya sangat masif, hingga mampu mendorong kereta dari relnya, merobohkan gedung, dan menghancurkan berbagai bangunan di sekitarnya.

Tragedi ini menewaskan 21 orang dan menyebabkan 150 lainnya luka-luka. Para korban meninggal dunia akibat terjebak dan mati lemas di dalam cairan molase yang pekat. Sebagian besar korban tewas merupakan pekerja dan pengemudi yang tengah beraktivitas di area dermaga.

Pascakejadian, proses evakuasi dan pembersihan segera dilakukan. Namun, upaya tersebut berjalan sangat sulit karena sifat cairan molase yang begitu lengket. Petugas bahkan harus menggunakan air laut untuk mengencerkan kekentalan cairan tersebut agar mudah dibersihkan.

Tragedi ini akhirnya menjadi pelajaran berharga bagi AS. Pemerintah setempat kemudian memberlakukan regulasi industri yang jauh lebih ketat, termasuk kewajiban bagi insinyur dan arsitek untuk menandatangani serta menyegel cetak biru rencana bangunan, serta kewajiban pemeriksaan berkala oleh inspektur bangunan pemerintah.

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/488b699505.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • 35 Soal Asesmen Literasi Membaca dan Numerasi MPLS 2026 Jenjang SMP, Lengkap Kunci Jawaban

  • Daftar Korban KM Nurul Salsa Terbaru: 52 Selamat, 1 Meninggal, 25 Masih Dicari

  • Istri Kenang Momen Suapan Terakhir Ojol Sebelum Dibunuh di Tangerang

  • Pelatihan Guru hingga Renovasi Sekolah, Alazka Care Genjot Pemerataan Pendidikan

  • Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan

  • Perkuat Sinergi, Kapolresta Sambangi Kajari Tangerang dan Dandim Tigaraksa

  • Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa

  • Karim Adeyemi Selangkah Lagi Gabung Barcelona, Pelatih Dortmund Sudah Ucapkan Selamat Tinggal

Artikel Populer

  • 1Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
  • 2Setelah Pirlo dan Mancini, Palladino Kandidat Baru Latih Timnas Italia
  • 3Prabowo Puji Danantara Pangkas 250 BUMN dalam 18 Bulan: Saya Bangga
  • 4Riau Bhayangkara Run 2026: Berlari Melawan Karhutla
  • 5Bikin Penasaran! Tanaman Mirip Bunga Bangkai Tumbuh di Kranji Bekasi
  • 6Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final
  • 7Trump Sebut Pemilu AS 2020 Diintervensi China
  • 8Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya
  • 9Pelindo Terminal Petikemas Raih 2 Penghargaan di Ajang GSPI ASRI 2026
  • 10Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026
  • 11Mengobrol dengan Orang Asing Bisa Kurangi Rasa Kesepian, Ini Kata Psikolog
  • 12Kontribusi Besar LALIGA di Final Piala Dunia 2026, Sumbang 24 Pemain!

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Berita
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Kesehatan

Populer Situs

Viral Video Dishub Dharmasraya Tarik Retribusi Truk Antre BBM, Kadishub: Bukan Pungutan di Dalam SPBU

Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian

Rekam Jejak Pertemuan Spanyol Vs Argentina Jelang Final, termasuk Pembantaian 6-1

Antisipasi Jules Kounde Hengkang, Barcelona Lirik Bek Tottenham Pedro Porro

Cerita Perjuangan Adik Keisya Levronka Usai Jatuh dari Lantai 6 Kampus

Makin Tak Didukung Warga AS, Israel Gelontorkan Rp 897 M untuk Perbaiki Citra

2 Pengedar Tembakau Sintetis di Serang Gunakan Anak sebagai Kurir

Polda Sumsel Dirikan Kafe Buruh Presisi, Jadi Ruang Dialog Ketenagakerjaan

Artikel Populer

  • 1China Kebut Ambisi AI, Targetkan Jadi Nomor Satu Dunia Lima Tahun Lagi
  • 2Geledah Kantor Bupati dan Dinas di Sukoharjo, KPK Sita Uang hingga Perhiasan
  • 3Permukiman Rorotan Jakut Dikepung Depo Kontainer, Cermin Gagalnya Penataan Ruang Kota
  • 410 Negara dengan Anggaran Pendidikan Tertinggi dan Terendah, Indonesia di Bawah Vietnam
  • 5Polisi Selidiki Ledakan di Grand Polonia Medan, Diduga Akibat Pipa Gas Bocor
  • 6Mobil Oleng Tabrak 'Pantat' Truk di Tol Singosari-Surabaya, 5 Orang Tewas
  • 7Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau
  • 8Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa
  • 9Hari Kelima Pencarian KM Nurul Salsa, Dua Korban Ditemukan Terdampar di Pulau Balaloho
  • 10Dukungan Polisi di Pelalawan Boat Racing, Pesona Wisata Sungai Kampar

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Otomotif
    • Hiburan
    • Wisata
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    ×