• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Prabowo Terima Laporan Investasi Semester I 2026, Nilainya Rp 1.010,6 TArtikel

Prabowo Terima Laporan Investasi Semester I 2026, Nilainya Rp 1.010,6 T

Berita2026-09-08 05:02:436974

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani melaporkan realisasi investasi di Indonesia pada semester I tahun 2026.

Angka investasinya mencapai Rp 1.010,6 triliun atau 49,5 persen dari target investasi nasional sebesar Rp2.041,3 triliun.

Capaian tersebut disampaikan Rosan ke Prabowo di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

“Di tengah masih tantangan geopolitik maupun geografi dunia alhamdulillah bisa saya sampaikan di sini komitmen dari para investor untuk berinvestasi langsung di Indonesia atau foreign direct investment ini masih in line dengan target yang dicanangkan yang kita set up oleh Bappenas kepada kami untuk tahun di 2026 ini,” ujar Rosan usai memberi laporan ke Prabowo.

Rosan menjelaskan tingginya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia tercermin dari realisasi investasi yang berdampak signifikan pada penciptaan lapangan kerja.

Rosan memaparkan sepanjang semester I 2026, investasi yang terealisasi mampu menyerap sebanyak 1.448.862 tenaga kerja atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Rosan, kontribusi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga berlangsung relatif seimbang.

Tercatat, PMDN mencapai Rp 502,9 triliun atau sekitar 49,8 persen dari total investasi, sedangkan PMA mencapai Rp 507,6 triliun.

“Perbandingan Jawa dan luar Jawa setelahnya kembali lagi hampir sama di Jawa ini 49,8 persen atau 502,8 triliun (rupiah) atau peningkatan 7,7 persen sedangkan di luar Jawa peningkatan 6,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau 507,8 triliun (rupiah),” imbuh Rosan.

Sebaran investasi semester pertama: DKI nomor satu

Lebih lanjut, Rosan menyebut untuk sebaran wilayah terkait investasi pada enam bulan terakhir.

Posisi pertama diisi DKI Jakarta, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Banten.

Sementara khusus investasi asing, wilayah Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau menjadi daerah tujuan utama, terutama didorong oleh investasi di sektor mineral.

“Dari seluruh 38 provinsi tapi yang kami tampilkan adalah 5 besar dalam kesempatan ini untuk totalnya memang gabungan antara PMA dan PMDN itu DKI Jakarta masih menduduki tempat pertama 17,2 persen, kemudian diikuti dari Jawa Barat 138,1 triliun (rupiah), Jawa Timur 72,7 triliun (rupiah), Sulawesi Tengah 68,7 triliun (rupiah), dan Banten 66,3 triliun (rupiah),” ungkap Rosan.

Dalam kesempatan itu, Rosan juga memaparkan lima subsektor dengan realisasi investasi terbesar pada semester I 2026.

Rosan merincikan, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya menempati posisi pertama dengan nilai investasi Rp150,4 triliun atau 14,9 persen dari total realisasi.

“Jasa lainnya ini lebih banyak di data center itu kurang lebih 114 triliun (rupiah) atau 11,3 persen, pertambangan 105 triliun (rupiah), kemudian transportasi, gudang, telekomunikasi kurang lebih 10,2 persen dan ini perumahan kawasan industri dan perkantoran 85,5 (triliun rupiah) atau 8,5 persen,” lanjut Rosan.

Singapura jadi investor terbesar

Sementara berdasarkan katagori negara asal investornya, Rosan menyebut Singapura masih menjadi investor terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai 8,8 miliar dolar Amerika Serikat.

Selanjutnya ada Hong Kong sebesar 7,6 miliar dolar Amerika Serikat, Tiongkok sebesar 3,9 miliar dolar Amerika Serikat, Jepang sebesar 1,9 miliar dolar Amerika Serikat, dan Amerika Serikat sebesar 1,7 miliar dolar Amerika Serikat.

"Tetapi sebetulnya terjadi pergeseran sedikit di quarter kedua ini. Mungkin saya agak lompat sedikit karena investor terbesar kita itu justru adalah Hongkong di quarter kedua. Itu adalah Hongkong. Nanti mungkin di itu kurang lebih 5 miliar (dolar) baru diikuti oleh Singapura, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia. Tapi secara overall di semester pertama ini masih ditempati oleh Singapura," beber Rosan.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/560b899431.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor

  • 370 Drone Ukraina Melesat ke Moskow dalam Semalam, 7 Orang Tewas

  • Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Gizi, Rumah Layak, Pendidikan, dan Kesehatan

  • Maling Modus Pecah Kaca Mobil Beraksi di Bekasi, HP hingga Dompet Raib

  • Pedagang: Banyak Warga Medan Hanya Mampu Beli Beras SPHP Eceran

  • Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Rp 17,7 Triliun

  • Indonesia Bangun Pusat Pembibitan Babi Berstandar Internasional, Datangkan 546 Indukan dari Denmark

  • Volkswagen Berencana PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik Terancam Tutup

Artikel Populer

  • 1Kejagung Tegaskan Status Febrie Adriansyah Tersangka
  • 2Kemenhaj Siapkan Payung Hukum Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah
  • 3Indonesia Bangun Pusat Pembibitan Babi Berstandar Internasional, Datangkan 546 Indukan dari Denmark
  • 4Menjemput Sehat dari Rumah-rumah Warga di Jember...
  • 5Sekolah Polwan Buka Pendidikan Angkatan 59, Diikuti 709 Siswa
  • 6Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali
  • 7Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras
  • 8Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
  • 9Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon Dukung Pelestarian Lingkungan
  • 10Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
  • 11Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka
  • 12Menteri Pigai Sesalkan Hoax Ajakan 'Belanja Rp 1 Juta/Bulan di Kopdes'

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Berita
  • Hiburan

Populer Situs

Byon Combat Showbiz 8 Digelar 29 Agustus, Jeka Saragih Perebutkan Sabuk Asia

TNI Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih

50 Kata-kata Motivasi Bahasa Inggris Singkat dan Artinya, Penuh Makna

Pemkab Agam Usulkan Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi, Diklaim Kurangi Dampak ke Permukiman

Presiden Iran Akui Sedang Hadapi Perang Skala Penuh Lawan AS

Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tarumajaya Bekasi, Pengedar Ditangkap

Artikel Populer

  • 1Menkop: Koperasi yang Kelola Tambang dan Sawit Sebaiknya Bukan KDMP
  • 2Kemenhaj Siapkan Payung Hukum Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah
  • 3Viral karena Disebut Mirip "Yesus", Penjual Kambing Asal Kota Batu Sempat Ragu Bikin Konten
  • 4Kisah Awal Pertemuan Messi dan Lamine Yamal Sebelum Final Piala Dunia 2026
  • 5Prabowo Banggakan Petani: Yang Bilang Beras Mahal, Ikut Tanam Padi Sendiri
  • 6Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi
  • 7Frenkie de Jong Cedera, Hansi Flick Siap Coba 6 Pemain Muda Barcelona
  • 8Bupati Lombok Barat Tiba di KPK Usai Kena OTT
  • 9Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
  • 10Beli Tiket Pesawat Dapat Cashback hingga Rp 8,8 Juta, Ini Caranya

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Berita
    • Bisnis
    • Hiburan
    • Wisata
    • Olahraga
    • Kesehatan
    ×